Mata kuliah ini merupakan mata kuliah tingkat lanjut dan wajib pada program studi kimia. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tentang dasar-dasar statistika dan penerapan statistika dalam bidang kimia..


Mata kuliah ini merupakan mata kuliah tingkat lanjut dan wajib pada program studi kimia. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan dan menguasai konsep-konsep dasar termodinamika, koordinat-koordinat termodinamika, matematika untuk termodinamika, sifat-sifat zat murni, temperatur dan hukum ke-nol termodinamika, sistem dan persamaan keadaan, usaha mekanik eksternal, panas dan hukum pertama termodinamika untuk sistem tertutup dan sistem terbuka, hukum kedua termodinamika, siklus Carnot dan reversibilitas, entropi, potensial termodinamika, dan perumusan lengkap termodinamika menurut rumusan Maxwell.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dan wajib. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan sifat dan kereaktifan senyawa viiubstit melalui struktur kimianya. Mata kuliah ini mempelajari tentang Pengantar Kimia Organik Dasar, Tinjauan Ulang Atom dan Molekul, Orbital dan Peranannya Dalam Ikatan Kimia Kovalen, Struktur Senyawa Organik berdasarkan Gugus Fungsi, Hidrokarbon Alkana, Alkilhalida, Hidrokarbon Alkena dan Alkuna, Alkohol dan Eter, Benzena dan Turunannya, Aldehid dan Keton, Asam Karboksilat dan Turunannya, dan Amina. Pelaksanaan kuliah menggunakan pendekatan konsep dalam bentuk ceramah, viiubst jawab dan latihan serta dilengkapi dengan LCD dan penyelesaian tugas. Tahap penguasaan mahasiswa selain evaluasi melalui tes unit dan UAS juga evaluasi terhadap tugas-tugas.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dan wajib. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan teknik dan manjemen laboratorium. Mata kuliah ini mempelajari tentang Pengantar Teknik Laboratorium, Pengelolaan/Manajemen, Keterampilan Teknik Laboratorium, Perencanaan dan Struktur Organisasi Laboratorium, Fungsi Kepemimpinan dan Fungsi Kepengawasan Laboratorium, Pengenalan dan Pengelolaan Alat atau Instrumen di Laboratorium Kimia, Pengenalan dan Pengelolaan Bahan Kimiawi di Laboratorium Kimia, Metode Pembelajaran di Laboratorium, Pembuatan Reagen, Tata Cara Penyimpanan Alat dan Bahan di Laboratorium, Manajemen Pengendalian Lingkungan Kerja di Laboratorium, Manajemen Penjaminan Mutu (ISO 9000) dan Environmental Manajemen System (ISO 14000), Keselamatan Laboratorium, dan Mengelola Limbah Kimia.


Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjut dan wajib. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan faham tentang cara-cara penentuan struktur senyawa organik dan mampu menentukan struktur senyawa organik dengan menggunakan berbagai instrumen. Mata kuliah elusidasi struktur senyawa organik meliputi penggunaan konsep-konsep dasar analisis spektroskopi, termasuk di dalamnya analisis elementer, gugus fungsi, derivatif, spektroskopi ultra violet visible (UV-Vis), inframerah (IR), resonansi magnet inti (NMR, 1H dan 13C) , dan spektroskopi massa (MS) untuk identifikasi struktur molekul senyawa organik.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah tingkat lanjut dan wajib pada program studi kimia. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan konsep teoritis struktur, sifat, dan perubahannya baik pada energi maupun kinetiknya, mekanisme reaksi serta faktor-faktor internal dan eksternal struktur yang mempengaruhi kestabilan dan sifat spesies, dan menentukan sisi reaktif dan jenis reaksi yang dapat dialaminya. Mata kuliah ini mempelajari tentang pengantar kimia organik fisik, ikatan kimia terlokalisasi, ikatan kimia delokal, aromatisitas, karbokation, karbanion, radikal bebas, karben, dan nitren, mekanisme reaksi dan metode penentuannya, asam, basa, elektrofil, dan nukleofil, sifat-sifat sterik dan konformasi, subtitusi nukleofilik alifatik dan partisipasi gugus tetangga, adisi ke dalam ikatan rangkap dua karbon-karbon, mekanisme reaksi pembentukan olefin, dan reaksi penataan ulang.

Metodologi Penelitian merupakan mata kuliah wajib dengan kode KIM 603. Mata kuliah ini diambil pada semester VI. Mata kuliah ini akan membahas tentang pengantar metodologi penelitian, penelitian kualitatif dan kuantitatif, penyusunan proposal penelitian, identifikasi masalah dan penyusunan judul, studi pendahuluan, merumuskan anggapan dasar, merumuskan hipotesis, memilih metode, menentukan variabel, menentukan sumber data, menentukan instrumen, pengumpulan data, analisis data dan penarikan kesimpulan

Matakuliah biokimia ini merupakan mata kuliah wajib yang mempelajari tentang ruang lingkup serta peranan biokimia di dalam kehidupan. Materi mata kuliah mencakup pengenalan biomolekul, fungsi serta metabolismenya. Biomolekul yang dipelajari adalah karbohidrat, lipid, protein, enzim dan vitamin.


Mata kuliah ini mempelajari tentang larutan, koloid, reaksi redoks dan elektrokimia, kesetimbangan kimia, asam basa, hidrolisis dan penyangga (buffer), senyawa organik, kimia inti dan radioaktif, serta  kimia  lingkungan  dan  analisis  dampak  lingkungan (AMDAL).

Kompetensi dasar yang dimiliki oleh Mahasiswa setelah mengikuti Matakuliah Kimia Dasar II adalah:

  1. Mahasiswa mampu menggunakan prinsip-prinsip dasar ilmu kimia sebagai dasar dalam mempelajari ilmu kimia yang akan dipelajari selanjutnya.
  2. Mahasiswa mampu menerangkan prinsip-prinsip dasar ilmu kimia meliputi asam basa, larutan, kesetimbangan, redoks dan elektrokimia, kimia inti dan aplikasinya dalam menjelaskan sifat, struktur, reaktivitas, dan klasifikasi senyawa organik dan anorganik.
  3. Mahasiswa dapat melakukan eksperimen-eksperimen dasar kimia serta mengaitkan hasil pengamatannya dengan teori-teori dasar kimia beserta aplikasinya.
  4. Mahasiswa dapat melakukan perhitungan-perhitungan dasar kimia.



Mekanisme Reaksi Senyawa Organik merupakan mata kuliah kimia lanjut yang bersifat wajib. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan reaksi kimia organik dan mekanismenya. Mata kuliah ini mempelajari tentang pengantar mekanisme reaksi organik, reaksi substitusi nukleofilik, reaksi eliminasi, dan reaksi substitusi elektrofilik. Pelaksanaan kuliah menggunakan pendekatan konsep dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan latihan serta dilengkapi dengan LCD dan penyelesaian tugas. Tahap penguasaan mahasiswa selain dievaluasi melalui Quiz, Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) juga dilakukan evaluasi terhadap tugas-tugas.

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini mempelajari tentang Instrumentasi yang digunakan dalam analisis kimia, mencakup teknik spektroskopi, diantaranya; Spektrometri UV-VIS, Fotometri Nyala & AAS, Spektroskopi IR, Spektroskopi NMR, dan Spektroskopi Massa (MS), dan teknik pemisahan dengan metode kromatografi diantaranya; Kromatografi Kertas, Kromatografi lapis tipis (KLT), Kromatografi gas (GC), HPLC, Kromatografi pertukaran ion dan elektroforesis.

Kegunaan Mata Kuliah

Mata kuliah Instrumentasi Kimia ini berguna sebagai ilmu dalam bidang instrument atau alat-alat kimia yang akan sangat berguna dalam menganalisis suatu sampel. Mata kuliah ini akan mempelajari tentang bagaimana prinsip kerja dari suatu instrument yang berkaitan langsung dengan ilmu ilmu kimia.

Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar yang diharapkan terhadap mahasiswa setelah mempelajari Mata Kuliah Instrumentasi Kimia ini antara lain adalah sebagai berikut: 1. Mahasiswa mengenal teknik-teknik dasar dan instrument yang digunakan dalam analisis kimia 2. Mahasiswa mampu memilih jenis metode spektroskopi yang sesuai dengan sifat zat yang akan dipisahkan 3. Mahasiswa mengenal teknik-teknik pemisahan yang digunakan dalam analisis kimia 4. Mahasiswa mampu memilih jenis metode kromatografi yang sesuai dengan sifat zat yang akan dipisahkan

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Kimia Unsur ini mempelajari tentang kelimpahan, klasifikasi, sifat-sifat, dan perkembangan dari unsur-unsur dalam tabel periodik serta identifikasi, isolasi sekaligus pemurnian unsur.

Kegunaan Mata Kuliah

Mata kuliah Kimia Unsur ini berguna sebagai ilmu dasar mempelajari kimia Setelah Kimia Dasar I dan II. Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan akan lebih mudah dalam mempelajari mata kuliah lain yang ada di semester selanjutnya.

Kompetensi Dasar yang diharapkan terhadap mahasiswa setelah mempelajari Mata Kuliah Kimia Unsur antara lain adalah sebagai berikut:

1. Dapat menyimpulkan hubungan klasifikasi unsur dan sifat-sifatnya serta cara mengidentifikasi.

2. Berfikir kritis mengenai permasalahan di bidang kimia unsur

3. Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan berargumentasi logis mengenai permasalahan di bidang kimia unsur

4. Dapat menganalisis permasalahan di bidang kimia unsur dan memiliki keterampilan di bidang kimia unsur, sehingga dapat memecahkan masalah kimia unsur yang berkaitan dengan kehidupan.

Kinetika Kimia adalah studi tentang laju dan mekanisme reaksi dimana waktu merupakan parameter penentu. Hukum laju adalah persamaan matematis yang menghubungkan laju reaksi dengan konsentrasi yang ditentukan secara empiris. Mekanisme adalah serangkaian  reaksi-reaksi  hipotetis  sederhana  yang menggambarkan tahap-tahap reaksi keseluruhannya. Data laju reaksi dapat digunakan untuk meramalkan mekanisme reaksi yang paling mungkin. Laju reaksi dipengaruhi oleh suhu, tekanan, konsentrasi, luas permukaan, dan katalis. Berdasarkan fasa yang terlibat, reaksi dengan menggunakan katalis dikelompokkan menjadi reaksi katalisis homogen dan katalisis homogen. Kinetika Enzim. Konstanta laju reaksi dapat diramalkan dengan menggunakan teori laju reaksi seperti teori tumbukan dan teori keadaan transisi.

Kompetensi dasar yang dimiliki oleh Mahasiswa setelah mengikuti Matakuliah Kinetika Kimia adalah:

  1. Mahasiswa memahami tentang prinsip dasar dan pengukuran laju reaksi.
  2. Mahasiswa memahami bagaimana data eksperimen dikumpulkan dan dimanipulasi sebagai kuantitas standar seperti: tetapan laju, entalpi, entropi dan volume aktivasi dan digunakan meramalkan mekanisme reaksi.
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep kinetika dan mekanisme reaksi secara tertulis dan lisan.
  4. Mahasiwa  mampu  mengaplikasikan  konsep  kinetika  baik  dalam  hitungan  maupun  dalam praktikum dengan terampil.
  5. Mahasiswa mampu membedakan kinetika proses homogen, heterogen, katalisis dan fotokimia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.