Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib, yang harus ditempuh oleh seluruh mahasiswa jurusan pendidikan baik yang tercatat pada   Prodi Pendidikan Fisika maupun Prodi Fisika. Mata kuliah ini tergolong mata kuliah perkakas, sehingga materi perkuliahan yang disajikan adalah berbagai metode dan teknik Matematika sebagai alat bantu dalam mempelajari berbagai materi perkuliahan Fisika. Selesai mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan pengetahuan dan pemahaman yang baik terhadap berbagai metode dan teknik Matematika Fisika, serta dapat menggunakannya dalam berbagai proses pemecahan masalah, baik yang terkait persoalan Matematika itu sendiri maupun yang terkait dengan persoalan Fisika. Dalam perkuliahan ini dibahas materi-materi; Kalkulus Variasi, Transformasi Koordinat, Fungsi Khusus, Solusi Deret Persamaan Differensial Biasa (PDB), serta Transformasi Integral. Isi mata kuliah disajikan secara interaktif melalui proses ceramah, diskusi, dan latihan. Penjelasan materi perkuliahan dilakukan melalui pendekatan pemecahan masalah terkait dengan persoalan-persoalan Fisika yang relevan.  

Fisika termal adalah cabang fisika yang mempelajari sifat – sifat zat, dalam hal sifat – sifat itu bergantung pada temperatur, nilainya berubah bila temperatur itu berubah, atau nilainya berubah bila zat menerima kalor. Dengan pengertian ini cakupan bidang fisika termal adalah sangat luas. Sifat – sifat yang dipelajari itu

dapat berupa sifat makroskopik (biasanya dapat diukur langsung) atau sifat mikroskopik. Agar lebih mudah dipelajari, fisika termal dibagi menjadi bagian – bagian yang lebih kecil. Yang tinjauannya makroskopik, disebut termodinamika klasik, dan yang tinjauannya dari sudut mikroskopik disebut termodinamika statistik. Dalam teori kinetik, tinjauan dimulai dari sifat sebuah partikel, sedangkan dalam mekanika statistik ditinjaulah sekelompok partikel dengan menggunakan cara statistik. 

Tinjauan mikroskopik memberi jembatan yang menghubungkan sifat makroskopik zat secara keseluruhan dengan sifat mikroskopik penyusun zat itu. 


Hampir dalam tiap bidang baik pemerintahan, pendidikan, perekonomian, perindustrian, atau lainnya akan menghadapi persoalan yang diantaranya dinyatakan dengan angka-angka. Kumpulan angka-angka ini biasanya disusun dalam tabel atau daftar disertai diagram atau grafik. Kumpulan angka-angka mengenai suatu masalah yang dapat memberi gambaran mengenai masalah tersebut dinamakan statistik, seperti statistik penduduk, statistik kelahiran, statistik pendidikan dan lainlain.

Statistik juga diartikan sebagai ukuran yang dihitung dari sekumpulan data dan merupakan wakil dari data itu. Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan bahanbahan atau keterangan, pengolahan serta penganalisisan, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yang beralasan berdasarkan penganalisisan yang dilakukan. Bagian statistika yang berhubungan dengan pembuatan kesimpulan mengenai populasi dinamakan statistika induktif, sedang bagian yang lainnya dinamakan statistika deskriptif. 

Kemajuan teknologi saat ini semakin meningkat berikut dalam penggunaan gelombang dalam kehidupan sehari-hari. Kajian mengenai gelombang memiliki cakupan yang sangat luas di berbagai aspek. Dasar pengetahuan tentang gejala kelistrikkan dan kemagnetan menjadi salah satu pondasi pokok dalam mendukung perkembangan teknologi modern. Dengan demikian fenomena elektromagnetik memiliki dampak yang begitu besar terhadap kemajuan masyarakat. Pemahaman mengenai fenomena elektromagnetik dikaji menggunakan teori medan elektromagnetik yang merupakan studi interaksi antara muatan listrik dalam keadaan diam maupun bergerak. Fenomena interaksi antara muatan listrik tersebut erat kaitannya dengan keberadaan medan listrik dan medan magnet yang kesemuannya dijelaskan oleh Persamaan Maxwell.

Gelombang elektromagnetik sebenarnya selalu ada disekitar kita, salah satu contohnya adalah sinar matahari, gelombang ini tidak memerlukan medium perantara dalam perambatannya. Contoh lain adalah gelombang radio, tetapi spektrum gelombang elektromagnetik masih terdiri dari berbagai jenis gelombang lainnya yang dibedakan berdasarkan frekuensi atau panjang gelombangnnya. Oleh karena itu kita akan mempelajarai tentang sifat-sifat dari gelombang elektromagnetik, persamaan, pemantulan dan pembiasan, pandu gelombang, serta peranan dari gelombang elektromagnetik dalam kehidupan seharihari.

A. Deskripsi Mata Kuliah 

Modul ini merupakan bahan ajar yang dapat digunakan untuk memahami konsep dasar kuantum dalam pelajaran fisika. Kajian disesuaikan dengan tingkat pemikiran mahasiswa yang telah menguasai matematika fisika dan konsep fisika dasar. Bahan ajar ini terutama ditujukan untuk mahasiswa program studi pendidikan fisika sebagai dasar untuk memahami fisika modern. Bahan ajar ini dilengkapi dengan tujuan pembelajaran, kajian teori, latihan soal, dan tugas/soal yang dapat diberikan pada mahasiswa untuk pemantapaan penguasaan materi kuliah. Bagian awal memaparkan tentang munculnya konsep fisika kuantum untuk menjelaskan hasil eksperimen yang tidak dapat dijelaskan menggunakan konsep fisika klasik.

Selanjutnya dipaparkan konsep dan aplikasi kuantum, terutama terkait persamaan Schrodinger dan penggunaan operator mekanika kuantum.  Teori kuantum bukanlah sebuah teori yang mudah dicerna atau dipahami. Dari semua teori yang ada, teori kuantum selalu dianggap paling sulit. Ada beberapa faktor yang selalu menjadi penghambat dalam pemahaman yaitu (1) Konsep-konsep yang ada di dalam teori kuantum tidak dapat atau tidak mempunyai analogi di fisika klasik atau yang kita jumpai sehari-hari, terkadang konsep kuantum terlihat aneh, ajaib dan tidak masuk akal. (2) Memerlukan pemahaman matematika yang lebih banyak dari teori lain, (3) Buku-buku belum banyak tersedia yang memberi penjelasan tentang konsep-konsep dasar teori kuantum. Dalam mempelajari ilmu fisika, kita perlu selalumengingatkan diri kita bahwa teori fisika seperti teori kuantum tidaklah mudah dipelajari, sehingga memerlukan waktu yang lebih banyak untuk memahami konsep-konsepnya. 

A. Deskripsi Mata Kuliah 

 Mata kuliah ini mempelajari prinsip-prinsip dasar dari sistem digital dan mencakup

sistem bilangan dan sistem kode, aljabar Boolean, gerbang logika, rangkaian kombinasional

(pembanding dan penjumlah biner), flip-flop (bistabil), pencacah, register,

decoder/demultiplekser dan multiplekser, monostabil, astabil dan picu Schmitt, serta berbagai

aplikasi rangkaian digital.

 

B. Kegunaan Mata Kuliah 

 Materi yang akan diberikan untuk mengetahui konsep-konsep dasar yang menjadi 

landasan dalam elektronika digital, seperti apa yang dimaksud dengan digital dan bagaimana 

konsep digital tersebut direalisasikan menjadi komponen dasar dalam rangkaian elektronika

yang disebut dengan gerbang dasar.

 

C. Kompetensi Dasar 

1. Memahami konsep elektronika Digital tingkat dasar

2. Memahami konsep aplikasinya

3. Memahami konsep memori

4. Memahami teknik pemrograman rangkaian elektronika digital dengan PROTEUS 

A.    DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini membahas tentang tentang konsep dasar algoritma, konsep dasar pemrograman dan bahasa pemrograman, tipe data, operator, identifier, fungsi input dan output, fungsi dan prosedur, pengendalian program (percabangan), perulangan dan larik (array). 

 

B.    KEGUNAAN MATA KULIAH

Mata kuliah ini berfungsi sebagai konsep dasar atau fondasi pada mata kuliah pemrograman lanjut seperti Fisika Komputasi dan Kecerdasan Buatan

 

C.    KOMPETENSI DASAR

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis dan merancang algoritma serta membuat program (khususnya menggunakan tipe data dasar)  dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman

 

D.    KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN

Mahasiswa mampu berfikir dan menganalisis kebutuhan suatu program dan membuat alur dari program tersebut, dan mahasiswa mampu memahami algoritma pemrograman di setiap bahasa pemrograman