Mata Kuliah Hukum pidana merupakan mata kuliah wajib  bagi mahasiswa di Semester III. komponen Mata Kuliah hukum pidana dengan bobot 4 SKS, Dalam mata kuliah ini dibahas berbagai materi yang berkaitan dengan hukum pidana yan berlaku di Indonesia, Substansi pokok bahasan pada perkuliahan ini akan membahas: Substansi pokok bahasan dalam mata kuliah Hukum pidana ini akan membahas Pengertian dan ruang Lingkup, Sifat, tujuan dan fungsi dan sumber hukum pidana, Hubungan hukum pidana dengan ilmu – ilmu lainnya, Sejarah Hukum Pidana Indonesia, perjalanan sejarah kodifikasi dan unifikasi serta dualisme hukum pidana di Indonesia, delik dan unsur – unsurnya, jenis – jenis delik, teori hubungan kausalitas serta sifat melawan hukum, subjek hukum pidana, pertanggungjawaban korporasi, dan memahami jenis-jenis kesengajaan dan kealpaan, delik percobaan (Poeging), delik penyertaan dan bentuk – bentuknya, delik perbarengan (Concusus) jenis dan stelsel pemidanaanya, delik pengulangan, jenis menurut ilmu hukum, aspek – aspek pertanggungjawaban pidana, teori tentang kesalahan dan kemampuan bertanggungjawab serta ketidakmampuan bertanggungjawab, doktrin- doktrin tentang pidana dan pemidanaan, dasar – dasar penghapus penuntutan dan penghapus pemidanaan, masalah politik criminal, beberapa bentuk delik tertentu dalam KUHP. Secara umum perkuliahan mata kuliah ini menggunakan strategi belajar aktif. Di sini mahasiswa bukan sekedar obyek pembelajaran, tetapi aktif terlibat dalam proses pembelajaran bersama-sama dengan dosen. Dengan strategi ini diharapkan mahasiswa di samping memahami tata aturan hukum perkawinan Islam juga dapat mendalami, mensikapi dan mengapresiasi secara kritis terhadap berbagai persoalan yang muncul di masyarakat

Mata Kuliah Hukum Perlindungan Perempuan dan Anak merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa di Semester V. Substansi pokok bahasan dalam mata kuliah Hukum Perlindungan Perempuan dan Anak yaitu Bagaimana yang dikatakan perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak, kekerasan terhadap perempuan dan Anak,  hak- hak Perempuan dan Anak, sererta Undang- undang Tentang perlindungan Perempuan dan Anak


Mata Kuliah Hukum Acara Perdata merupakan mata kuliah wajib  bagi mahasiswa di Semester VI. komponen Mata Kuliah Hukum Acara Perdata dengan bobot 4 SKS, Dalam mata kuliah ini dibahas berbagai materi yang berkaitan dengan subtansi hukum acara perdata dan prosedur beracara secara perdata, Substansi pokok bahasan pada perkuliahan ini akan membahas: Substansi pokok bahasan dalam mata kuliah Hukum Perkawinan ini akan membahas Dasar-Dasar Hukum Hukum Acara Perdata, Kekuasaan Kehakiman, Surat Kuasa, Surat Gugatan, Perihal Acara Istimewa, Pemeriksaan Sidang Perdata, Pembuktian, Sita Jaminan, Putusan Hakim, Upaya Hukum Terhadap Putusan dan Pelaksanaan Putusan Hakim.

Secara umum perkuliahan mata kuliah ini menggunakan strategi belajar aktif. Di sini mahasiswa bukan sekedar obyek pembelajaran, tetapi aktif terlibat dalam proses pembelajaran bersama-sama dengan dosen. Dengan strategi ini diharapkan mahasiswa di samping memahami tata aturan hukum perkawinan Islam juga dapat mendalami, mensikapi dan mengapresiasi secara kritis terhadap berbagai persoalan yang muncul di masyarakat